FRONT PAGE PESERTA STAN 🕒 01 Nov 2026 • 11:16:25 WITA
🏛️ Badan Daerah 📍 Stan OPD-35 • Zona OPD Kode: D0034
Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida)

Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida)

📍 Kabupaten Konawe (Perbub 12 Tahun 2024) • Kec. Unaaha
👤 Penanggung Jawab Stan: Operator Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) 📞 082298494821 ✉️ d0034@konawekab.go.id
● STAN BEROPERASI AKTIF
📲 QR CODE RESMI STAN DINAS

Scan Buku Tamu & Rating Inovasi

Arahkan kamera HP pengunjung ke QR Code ini untuk mengisi Buku Tamu Harian Stan (1x/hari) & memberi Rating Inovasi (1x selama pameran).

📢 INFO PANITIA (4)
[INSTRUKSI PENTING] Kesiapan Petugas Jaga Stan, Display QR Code Dinas & Kunjungan Tim Penilai — Kepada seluruh Peserta Stan Pameran (Dinas, Badan, Bagian Setda, Kecamatan, Kelurahan, Desa, Instansi Vertikal, Perbankan & Mitra), wajib memastikan petugas jaga stan hadir pukul 08.00 - 17.00 WITA. Tampilkan halaman Front Page Stan ini pada layar monitor/TV stan atau cetak Poster QR Code Dinas di meja depan agar mudah dipindai oleh pengunjung dan Tim Penilai.   •   [PANDUAN SISTEM QR] Mekanisme Buku Tamu Digital Stan (1x Sehari) & Penilaian Inovasi (1x Selama Pameran) — Setiap pengunjung yang memindai QR Code Dinas Anda akan tercatat secara real-time di Daftar Buku Tamu Stan (1 nomor HP dapat check-in 1 kali per hari di masing-masing stan) serta dapat memberikan rating bintang & kesan pesan pada setiap Inovasi Digital maupun Non-Digital (1 kali untuk setiap inovasi selama kegiatan berlangsung). Nomor HP pengunjung otomatis terdaftar dalam Undian Doorprize Utama Pameran.   •   [PENILAIAN & PENGHARGAAN] Indikator Penilaian Stan Terbaik & Inovasi Terfavorit Pilihan Masyarakat — Penghargaan Stan Terbaik & Inovasi Terfavorit dinilai secara objektif berdasarkan: (1) Kelengkapan katalog Inovasi Digital & Non-Digital yang diinput di portal, (2) Jumlah pengunjung unik di Buku Tamu Digital Stan, (3) Jumlah penilai & skor rata-rata bintang inovasi di Command Center, serta (4) Keramahan pelayanan publik langsung di stan pameran.   •   [FASILITAS & LOGISTIK] Layanan Dukungan Teknis Kelistrikan, Jaringan Internet Wi-Fi Stan & Kebersihan Area — Panitia menyediakan jaringan Wi-Fi khusus peserta stan dan dukungan teknisi kelistrikan selama jam operasional pameran. Mohon menjaga kebersihan dan kerapian dekorasi stan masing-masing serta melaporkan kendala teknis kepada petugas lapangan yang bertugas di setiap zona.   •  
Jumlah Pengunjung Stan 👥
0 Kunjungan
👤 0 Pengunjung Unik Terverifikasi
Total Kunjungan Hari Ini 📅
0 Orang
Hari Ini (01 Nov 2026) Kemarin: 0
Buku Tamu & Pesan 💬
0 Tamu
📝 0 Pesan & Kesan Masuk
Inovasi Digital 💻
1 Karya
Sistem & Aplikasi Layanan Digital
Inovasi Non-Digital 📦
0 Karya
Program, Tata Kelola & Produk Fisik
Indeks Rating Stan ⭐
5.00 / 5.00
Berdasarkan 0 Penilaian Inovasi
💡 KATALOG KARYA PESERTA STAN

Daftar Inovasi Digital & Non-Digital Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida)

Menampilkan 1 Inovasi Digital, 0 Inovasi Non-Digital, dan 0 Layanan Masyarakat di Stan OPD-35.

💻 Kategori Inovasi Digital
Aplikasi web/mobile, sistem informasi & transformasi elektronik
1
📦 Kategori Inovasi Non-Digital
Tata kelola pelayanan, rekayasa alat/produk fisik & pemberdayaan
0
E-BRIKO (Eletronik Badan Riset dan Inovasi Konawe)
💻 INOVASI DIGITAL ★ Baru (0 Penilai)
🏷️ Pelayanan Publik & Kependudukan Tahun 2025

E-BRIKO (Eletronik Badan Riset dan Inovasi Konawe)

Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) memiliki tanggung jawab penting dalam memfasilitasi pengembangan inovasi dan pelaksanaan kegiatan penelitian yang mendukung pembangunan daerah. Seiring dengan tuntutan zaman dan percepatan transformasi digital, BRIDA Kabupaten Konawe memandang perlu adanya sebuah sistem layanan berbasis elektronik yang mampu menghimpun, mengelola, dan menyebarluaskan informasi mengenai inovasi daerah serta mempermudah proses pengajuan izin penelitian. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, dikembangkanlah sistem Elektronik BRIDA Konawe atau yang disebut E-Briko,sebagai platform layanan digital yang terintegrasi, efisien, dan akuntabel. Pembangunan E-Briko dilatarbelakangi oleh berbagai permasalahan belum optimalnya sistem dokumentasi dan pemetaan inovasi di lingkungan perangkat daerah, lambatnya proses perizinan penelitian secara manual, serta minimnya integrasi antara riset dan kebutuhan pembangunan .BRIDA masih menghadapi hambatan dalam menjangkau masyarakat atau institusi yang ingin mengajukan inovasi maupun permohonan izin penelitian, ditambah dengan kurangnya akses terhadap platform digital yang efisien dan transparan. Permasalahan tersebut berkaitan erat dengan sejumlah isu strategis yang sedang dihadapi oleh pemerintah daerah, di antaranya adalah perlunya digitalisasi pelayanan publik, pentingnya penguatan riset lokal berbasis kebutuhan daerah, serta kebutuhan untuk membangun basis data inovasi dan kegiatan penelitian yang dapat diakses lintas sektor. Selain itu, penyediaan sistem pelacakan yang transparan terhadap setiap permohonan izin atau inovasi menjadi tuntutan zaman yang harus dijawab oleh lembaga publik seperti BRIDA. Untuk menjawab tantangan tersebut, metode pembaruan yang digunakan dalam E-Briko mengedepankan pendekatan digital dan partisipatif. Seluruh proses yang sebelumnya bersifat manual kini dialihkan dalam bentuk formulir daring yang dapat diakses kapan saja. Pengguna dari OPD, masyarakat, maupun lembaga pendidikan dapat mengisi data inovasi atau pengajuan izin penelitian melalui satu pintu. Sistem akan langsung mencatat, menyimpan, dan menampilkan data secara otomatis. Tim BRIDA melakukan validasi dan klarifikasi melalui dashboard internal, kemudian menetapkan status permohonan. Semua proses ini terekam secara digital dan dapat ditelusuri oleh pengguna. Sistem E-Briko memiliki sejumlah keunggulan. Pertama, kemudahan akses melalui perangkat digital membuat sistem ini inklusif dan efisien. Kedua, kecepatan dalam proses validasi serta keterbukaan informasi meningkatkan kepercayaan publik. Ketiga, data yang tersimpan dalam sistem dapat digunakan sebagai bahan analisis perencanaan kebijakan daerah berbasis riset. Dalam modul perizinan penelitian, alur serupa diterapkan. Peneliti atau mahasiswa cukup mendaftar dan mengisi data permohonan, melampirkan dokumen pendukung seperti proposal, surat pengantar, dan identitas diri. Proses verifikasi dan penerbitan surat izin dilakukan secara digital, dan pengguna dapat mengunduh surat izin tersebut langsung dari sistem begitu disetujui. Seluruh proses berjalan secara transparan dan terdokumentasi. Sebagai kesimpulan, E-Briko hadir sebagai inovasi digital BRIDA Konawe yang mengintegrasikan dua fungsi penting: pengelolaan inovasi daerah dan pelayanan izin penelitian. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja BRIDA, mempercepat pelayanan publik, serta memperkuat ekosistem riset dan inovasi yang inklusif, transparan, dan berkelanjutan di Kabupaten Konawe.

📖 BUKU TAMU DIGITAL STAN

Daftar Pengunjung Stan (0)

+ Isi Buku Tamu Stan
📖
Belum Ada Tamu Tercatat
Pengunjung yang memindai QR Code stan Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) akan langsung tampil di sini.
💬 PESAN & PENILAIAN MASYARAKAT

Pesan & Kesan Pengunjung (0)

💬
Belum Ada Pesan Pengunjung
Pesan, kesan, dan ulasan penilaian inovasi dari pengunjung akan tampil secara langsung di panel ini.