Daftar Inovasi Stan Dinas (1 Inovasi)
Berikan penilaian bintang & masukan pada masing-masing inovasi di bawah ini.
E-BRIKO (Eletronik Badan Riset dan Inovasi Konawe)
Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) memiliki tanggung jawab penting dalam memfasilitasi pengembangan inovasi dan pelaksanaan kegiatan penelitian yang mendukung pembangunan daerah. Seiring dengan tuntutan zaman dan percepatan transformasi digital, BRIDA Kabupaten Konawe memandang perlu adanya sebuah sistem layanan berbasis elektronik yang mampu menghimpun, mengelola, dan menyebarluaskan informasi mengenai inovasi daerah serta mempermudah proses pengajuan izin penelitian. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, dikembangkanlah sistem Elektronik BRIDA Konawe atau yang disebut E-Briko,sebagai platform layanan digital yang terintegrasi, efisien, dan akuntabel. Pembangunan E-Briko dilatarbelakangi oleh berbagai permasalahan belum optimalnya sistem dokumentasi dan pemetaan inovasi di lingkungan perangkat daerah, lambatnya proses perizinan penelitian secara manual, serta minimnya integrasi antara riset dan kebutuhan pembangunan .BRIDA masih menghadapi hambatan dalam menjangkau masyarakat atau institusi yang ingin mengajukan inovasi maupun permohonan izin penelitian, ditambah dengan kurangnya akses terhadap platform digital yang efisien dan transparan. Permasalahan tersebut berkaitan erat dengan sejumlah isu strategis yang sedang dihadapi oleh pemerintah daerah, di antaranya adalah perlunya digitalisasi pelayanan publik, pentingnya penguatan riset lokal berbasis kebutuhan daerah, serta kebutuhan untuk membangun basis data inovasi dan kegiatan penelitian yang dapat diakses lintas sektor. Selain itu, penyediaan sistem pelacakan yang transparan terhadap setiap permohonan izin atau inovasi menjadi tuntutan zaman yang harus dijawab oleh lembaga publik seperti BRIDA. Untuk menjawab tantangan tersebut, metode pembaruan yang digunakan dalam E-Briko mengedepankan pendekatan digital dan partisipatif. Seluruh proses yang sebelumnya bersifat manual kini dialihkan dalam bentuk formulir daring yang dapat diakses kapan saja. Pengguna dari OPD, masyarakat, maupun lembaga pendidikan dapat mengisi data inovasi atau pengajuan izin penelitian melalui satu pintu. Sistem akan langsung mencatat, menyimpan, dan menampilkan data secara otomatis. Tim BRIDA melakukan validasi dan klarifikasi melalui dashboard internal, kemudian menetapkan status permohonan. Semua proses ini terekam secara digital dan dapat ditelusuri oleh pengguna. Sistem E-Briko memiliki sejumlah keunggulan. Pertama, kemudahan akses melalui perangkat digital membuat sistem ini inklusif dan efisien. Kedua, kecepatan dalam proses validasi serta keterbukaan informasi meningkatkan kepercayaan publik. Ketiga, data yang tersimpan dalam sistem dapat digunakan sebagai bahan analisis perencanaan kebijakan daerah berbasis riset. Dalam modul perizinan penelitian, alur serupa diterapkan. Peneliti atau mahasiswa cukup mendaftar dan mengisi data permohonan, melampirkan dokumen pendukung seperti proposal, surat pengantar, dan identitas diri. Proses verifikasi dan penerbitan surat izin dilakukan secara digital, dan pengguna dapat mengunduh surat izin tersebut langsung dari sistem begitu disetujui. Seluruh proses berjalan secara transparan dan terdokumentasi. Sebagai kesimpulan, E-Briko hadir sebagai inovasi digital BRIDA Konawe yang mengintegrasikan dua fungsi penting: pengelolaan inovasi daerah dan pelayanan izin penelitian. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja BRIDA, mempercepat pelayanan publik, serta memperkuat ekosistem riset dan inovasi yang inklusif, transparan, dan berkelanjutan di Kabupaten Konawe.
Ingin Memberikan Masukan untuk Acara Pameran Secara Keseluruhan?
Lihat status Nomor Undian Anda dan berikan kesan-pesan untuk penyelenggaraan Pameran Inovasi Daerah Kabupaten Konawe.