FRONT PAGE PESERTA STAN 🕒 01 Nov 2026 • 11:18:04 WITA
🏛️ Dinas Daerah 📍 Stan OPD-26 • Zona OPD Kode: D0024
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

📍 Kabupaten Konawe (Perbub 12 Tahun 2024)
👤 Penanggung Jawab Stan: Operator Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak 📞 081262488387 ✉️ d0024@konawekab.go.id
● STAN BEROPERASI AKTIF
📲 QR CODE RESMI STAN DINAS

Scan Buku Tamu & Rating Inovasi

Arahkan kamera HP pengunjung ke QR Code ini untuk mengisi Buku Tamu Harian Stan (1x/hari) & memberi Rating Inovasi (1x selama pameran).

📢 INFO PANITIA (4)
[INSTRUKSI PENTING] Kesiapan Petugas Jaga Stan, Display QR Code Dinas & Kunjungan Tim Penilai — Kepada seluruh Peserta Stan Pameran (Dinas, Badan, Bagian Setda, Kecamatan, Kelurahan, Desa, Instansi Vertikal, Perbankan & Mitra), wajib memastikan petugas jaga stan hadir pukul 08.00 - 17.00 WITA. Tampilkan halaman Front Page Stan ini pada layar monitor/TV stan atau cetak Poster QR Code Dinas di meja depan agar mudah dipindai oleh pengunjung dan Tim Penilai.   •   [PANDUAN SISTEM QR] Mekanisme Buku Tamu Digital Stan (1x Sehari) & Penilaian Inovasi (1x Selama Pameran) — Setiap pengunjung yang memindai QR Code Dinas Anda akan tercatat secara real-time di Daftar Buku Tamu Stan (1 nomor HP dapat check-in 1 kali per hari di masing-masing stan) serta dapat memberikan rating bintang & kesan pesan pada setiap Inovasi Digital maupun Non-Digital (1 kali untuk setiap inovasi selama kegiatan berlangsung). Nomor HP pengunjung otomatis terdaftar dalam Undian Doorprize Utama Pameran.   •   [PENILAIAN & PENGHARGAAN] Indikator Penilaian Stan Terbaik & Inovasi Terfavorit Pilihan Masyarakat — Penghargaan Stan Terbaik & Inovasi Terfavorit dinilai secara objektif berdasarkan: (1) Kelengkapan katalog Inovasi Digital & Non-Digital yang diinput di portal, (2) Jumlah pengunjung unik di Buku Tamu Digital Stan, (3) Jumlah penilai & skor rata-rata bintang inovasi di Command Center, serta (4) Keramahan pelayanan publik langsung di stan pameran.   •   [FASILITAS & LOGISTIK] Layanan Dukungan Teknis Kelistrikan, Jaringan Internet Wi-Fi Stan & Kebersihan Area — Panitia menyediakan jaringan Wi-Fi khusus peserta stan dan dukungan teknisi kelistrikan selama jam operasional pameran. Mohon menjaga kebersihan dan kerapian dekorasi stan masing-masing serta melaporkan kendala teknis kepada petugas lapangan yang bertugas di setiap zona.   •  
Jumlah Pengunjung Stan 👥
0 Kunjungan
👤 0 Pengunjung Unik Terverifikasi
Total Kunjungan Hari Ini 📅
0 Orang
Hari Ini (01 Nov 2026) Kemarin: 0
Buku Tamu & Pesan 💬
0 Tamu
📝 0 Pesan & Kesan Masuk
Inovasi Digital 💻
1 Karya
Sistem & Aplikasi Layanan Digital
Inovasi Non-Digital 📦
1 Karya
Program, Tata Kelola & Produk Fisik
Indeks Rating Stan ⭐
5.00 / 5.00
Berdasarkan 0 Penilaian Inovasi
💡 KATALOG KARYA PESERTA STAN

Daftar Inovasi Digital & Non-Digital Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Menampilkan 1 Inovasi Digital, 1 Inovasi Non-Digital, dan 0 Layanan Masyarakat di Stan OPD-26.

💻 Kategori Inovasi Digital
Aplikasi web/mobile, sistem informasi & transformasi elektronik
1
📦 Kategori Inovasi Non-Digital
Tata kelola pelayanan, rekayasa alat/produk fisik & pemberdayaan
1
TRC GERCEP CEPAK
📦 INOVASI NON-DIGITAL ★ Baru (0 Penilai)
🏷️ Pendidikan & Kebudayaan Tahun 2024

TRC GERCEP CEPAK

TRC GERCEP CEPAK adalah tim reaksi cepat tingkat kecamatan dan desa untuk mencegah terjadinya perkawinan anak Dilaksanakan di Kecamatan Abuki (Desa Arubia Jaya) dan Kecamatan Tongauna (Desa Momea) Tim disiapkan melalui koordinasi dengan camat, kepala desa, dan tokoh masyaraka

SI PERKAKAS PERAK (Sistem Informasi Pencatatan dan Pelaporan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak)
💻 INOVASI DIGITAL ★ Baru (0 Penilai)
🏷️ Tata Kelola Pemerintahan & PAD Tahun 2026

SI PERKAKAS PERAK (Sistem Informasi Pencatatan dan Pelaporan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak)

SI PERKAKAS PERAK merupakan sistem pencatatan dan pelaporan kasus berbasis Google Spreadsheet yang dikembangkan untuk mendukung pelayanan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak secara cepat, akurat, dan terintegrasi. Sistem memuat menu Detail Pengaduan, Data Pelapor, Data korban, Data pelaku, Kronologi Kejadian, Jenis kekerasan, Lokasi kejadian, Bentuk layanan, Status penyelesaian Kasus SI PERKAKAS PERAK dilatar belakangi oleh tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Bentuk kekerasan yang terjadi dapat berupa kekerasan fisik, psikis, seksual, maupun penelantaran, yang memberikan dampak signifikan tidak hanya pada kondisi fisik korban, tetapi juga pada aspek psikologis, sosial, serta tumbuh kembang korban dalam jangka panjang. Dampak tersebut dapat menghambat kualitas hidup korban, menurunkan produktivitas, serta berpotensi menimbulkan permasalahan sosial yang lebih luas apabila tidak ditangani secara tepat dan berkelanjutan. Berdasarkan data yang diperoleh dari UPTD PPA Kab. Konawe dan Unit PPA Polres Konawe menunjukkan bahwa jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Konawe mengalami fluktuasi selama periode 2021–2025. Dalam upaya penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, diperlukan langkah-langkah yang komprehensif, terintegrasi, dan berkesinambungan, mulai dari tahap pencegahan, penanganan, hingga pemulihan korban. Salah satu aspek penting dalam mendukung keberhasilan penanganan tersebut adalah tersedianya data dan informasi yang akurat, lengkap, dan dapat diakses secara cepat. Pencatatan dan pelaporan kasus yang baik menjadi dasar dalam proses pengambilan keputusan, perumusan kebijakan, serta evaluasi program perlindungan perempuan dan anak. Pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Konawe sebagai perangkat daerah yang memiliki tugas dan fungsi dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, pengelolaan data kasus kekerasan menjadi salah satu kegiatan utama yang harus dilakukan secara optimal. Namun demikian, dalam pelaksanaannya masih terdapat berbagai kendala yang dihadapi, antara lain belum optimalnya sistem pencatatan data yang digunakan, proses pengelolaan data yang masih bersifat manual atau belum terintegrasi secara digital, keterbatasan dalam mengakses data secara real-time, serta adanya potensi terjadinya kesalahan pencatatan, duplikasi data, maupun kehilangan data. Hal ini disebabkan karena sistem pencatatan dan pelaporan yang belum dilakukan secara digital, serta belum adanya SOP atau format baku pencatatan dan pelaporan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Selain itu, setiap unit kerja memiliki format yang berbeda-beda dalam pencatatan dan pelaporan serta pelaporan kasus. Kondisi tersebut berdampak pada kurang optimalnya penyajian data yang akurat dan terkini, sehingga dapat menghambat proses analisis, pelaporan, serta pengambilan keputusan dalam penanganan kasus. Selain itu, keterlambatan dalam penyajian data juga berpotensi mempengaruhi kecepatan respon terhadap kasus yang terjadi, yang pada akhirnya dapat berdampak pada kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya korban kekerasan perempuan dan anak. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat, pemanfaatan sistem berbasis digital menjadi suatu kebutuhan dalam mendukung peningkatan kinerja organisasi, khususnya dalam pengelolaan data. Penggunaan aplikasi berbasis cloud computing memberikan kemudahan dalam hal penyimpanan, pengolahan, serta akses data secara fleksibel dan efisien. Salah satu aplikasi yang dapat dimanfaatkan adalah Google Spreadsheet, yang memiliki berbagai keunggulan, seperti kemudahan penggunaan, akses secara daring (online), kemampuan kolaborasi secara real-time, serta fitur pengolahan data yang cukup lengkap. Dengan memanfaatkan Google Spreadsheet, proses pencatatan dan pelaporan kasus kekerasan perempuan dan anak dapat dilakukan secara lebih terstruktur, sistematis, dan terintegrasi. Data yang diinput dapat langsung diakses oleh pihak terkait, sehingga mempermudah koordinasi, monitoring, dan evaluasi penanganan kasus. Selain itu, penggunaan sistem digital juga dapat meminimalisir kesalahan pencatatan, meningkatkan keamanan data, serta mempercepat proses penyusunan laporan. Berdasarkan kondisi tersebut, diperlukan suatu inovasi dalam bentuk optimalisasi pencatatan dan pelaporan kasus kekerasan perempuan dan anak melalui pemanfaatan Google Spreadsheet pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Konawe. Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akurasi pengelolaan data, serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana implementasi nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN) BerAKHLAK, khususnya dalam aspek adaptif terhadap perkembangan teknologi, berorientasi pada pelayanan, serta akuntabel dalam pengelolaan data dan informasi.

📖 BUKU TAMU DIGITAL STAN

Daftar Pengunjung Stan (0)

+ Isi Buku Tamu Stan
📖
Belum Ada Tamu Tercatat
Pengunjung yang memindai QR Code stan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak akan langsung tampil di sini.
💬 PESAN & PENILAIAN MASYARAKAT

Pesan & Kesan Pengunjung (0)

💬
Belum Ada Pesan Pengunjung
Pesan, kesan, dan ulasan penilaian inovasi dari pengunjung akan tampil secara langsung di panel ini.