Daftar Inovasi Stan Dinas (2 Inovasi)
Berikan penilaian bintang & masukan pada masing-masing inovasi di bawah ini.
AHERS (Animal Health Report System)
RINGKASAN SINGKAT : AHERS (Animal Health Report System) merupakan inovasi sistem pelaporan kesehatan hewan berbasis digital yang bertujuan untuk mempermudah, mempercepat, dan meningkatkan efektivitas proses pelaporan serta pemantauan kondisi kesehatan hewan. Melalui AHERS, informasi terkait kasus penyakit hewan, kejadian penyakit, dan kondisi kesehatan ternak dapat dilaporkan secara lebih cepat, terstruktur, dan terdokumentasi. Sistem ini mendukung petugas kesehatan hewan dalam melakukan pemantauan, pengumpulan data, serta pengambilan keputusan secara tepat dan berbasis data. Tujuan utama inovasi AHERS: Mempercepat proses pelaporan kasus penyakit hewan. Meningkatkan akurasi dan keterpaduan data kesehatan hewan. Memudahkan pemantauan dan pengawasan penyakit hewan. Mendukung deteksi dini dan respons terhadap potensi wabah penyakit hewan. Meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan hewan. LATAR BELAKANG INOVASI : Kesehatan hewan merupakan salah satu faktor kunci dalam menjaga ketahanan pangan, kesehatan masyarakat veteriner, serta kesejahteraan hewan. Penyakit hewan, baik menular maupun tidak menular, dapat menimbulkan dampak yang luas, mulai dari kerugian ekonomi peternak, penurunan produktivitas, hingga risiko zoonosis yang membahayakan kesehatan manusia, Oleh karena itu, kegiatan pemantauan, pemeriksaan, pengobatan, vaksinasi, dan pelaporan kesehatan hewan harus dilakukan secara rutin dan terdokumentasi dengan baik. SARAN INOVASI :Laporan Cepat – Memudahkan petugas melaporkan penyakit hewan melalui aplikasi. Peta Lokasi Kasus – Menampilkan lokasi hewan yang terkena penyakit. Notifikasi Otomatis – Memberikan pemberitahuan jika ada kasus penyakit baru. Data Statistik – Menampilkan jumlah dan jenis penyakit hewan. Deteksi Penyakit – Membantu mengenali kemungkinan penyebaran penyakit. Upload Foto – Menambahkan foto hewan sebagai bukti laporan. Pantau Penanganan – Melihat perkembangan penanganan kasus penyakit hewan.
SIJEMARI (Silase Jerami Fermentasi Kaya Nutrisi)
ringkasan singkat inovasi : SIJEMARI (Silase Jerami Fermentasi Kaya Nutrisi) merupakan inovasi pengolahan limbah pertanian berupa jerami menjadi pakan ternak berkualitas melalui proses fermentasi. Teknologi ini bertujuan meningkatkan kualitas nutrisi, daya cerna, serta palatabilitas jerami sehingga lebih mudah dikonsumsi dan dimanfaatkan oleh ternak, khususnya sapi dan kambing. Proses pembuatan SIJEMARI dilakukan dengan bahan baku jerami, mencampurkannya dengan bahan tambahan seperti molase dan starter mikroorganisme (EM4), Bekatul, Kunyit, dan Mineral, kemudian menyimpannya dalam kondisi kedap udara selama periode fermentasi tertentu. Kesimpulan: SIJEMARI merupakan solusi inovatif dalam pemanfaatan limbah pertanian menjadi pakan ternak yang lebih bernilai guna, ekonomis, dan berpotensi mendukung ketahanan pakan serta meningkatkan produktivitas peternakan. Latar Belakang : Sektor peternakan merupakan salah satu bidang pertanian yang memiliki peranan penting dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, khususnya dalam penyediaan sumber protein hewani seperti daging dan susu. Salah satu faktor utama yang mendukung keberhasilan usaha peternakan adalah ketersediaan pakan yang berkualitas, bergizi, dan berkelanjutan. Namun, ketersediaan hijauan pakan ternak sering mengalami kendala, terutama pada musim kemarau ketika jumlah rumput segar semakin berkurang. Kondisi tersebut menyebabkan peternak kesulitan memenuhi kebutuhan pakan ternaknya. Jerami padi merupakan salah satu limbah hasil pertanian yang jumlahnya cukup melimpah di Indonesia, terutama setelah musim panen. Selama ini, jerami padi umumnya hanya dimanfaatkan sebagai pakan tambahan atau dibakar sehingga pemanfaatannya belum optimal. Padahal, jerami padi memiliki potensi untuk dijadikan sebagai alternatif sumber pakan ternak melalui proses pengolahan dan pengawetan yang tepat. Meskipun demikian, jerami padi memiliki kandungan serat kasar yang tinggi serta kandungan protein yang relatif rendah sehingga perlu dilakukan pengolahan untuk meningkatkan kualitas nutrisinya. Salah satu teknologi pengolahan pakan yang dapat diterapkan adalah pembuatan SIJEMARI (Silase Jerami Fermentasi Kaya Nutrisi). SIJEMARI (Silase Jerami Fermentasi Kaya Nutrisi) merupakan pakan ternak yang diawetkan melalui proses fermentasi dalam kondisi anaerob atau tanpa oksigen. Proses ini bertujuan untuk mempertahankan kualitas bahan pakan, memperpanjang masa penyimpanan, serta meningkatkan daya simpan jerami padi agar dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lebih lama. Melalui pembuatan SIJEMARI (Silase Jerami Fermentasi Kaya Nutrisi) dari jerami padi, diharapkan limbah pertanian dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber pakan alternatif, mengurangi ketergantungan terhadap hijauan segar, serta membantu peternak mengatasi kekurangan pakan pada musim kemarau. Oleh karena itu, kegiatan ini penting dilakukan sebagai upaya meningkatkan efisiensi pemanfaatan limbah pertanian dan mendukung keberlanjutan usaha peternakan.
Ingin Memberikan Masukan untuk Acara Pameran Secara Keseluruhan?
Lihat status Nomor Undian Anda dan berikan kesan-pesan untuk penyelenggaraan Pameran Inovasi Daerah Kabupaten Konawe.