Kembali ke Katalog Inovasi
Terpublikasi & Terverifikasi Stan OPD-17
SIJEMARI (Silase Jerami Fermentasi Kaya Nutrisi)
Inovasi Non-Digital Jenis: Lingkungan
Pertanian & Ketahanan Pangan Tahun Inovasi: 2025

SIJEMARI (Silase Jerami Fermentasi Kaya Nutrisi)

Instansi / Perangkat Daerah Pengusul

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan

Dinas Daerah • Kec. Unaaha
★ 0.0
0 Penilaian
Pengunjung Pameran
LOKASI STAN PAMERAN

Stan OPD-17 (Zona OPD)

Pindai QR Code di stan ini saat kunjungan langsung atau klik tombol di bawah untuk mengisi Buku Tamu Digital Stan Dinas dan memberikan penilaian inovasi.

QRIS DINAS
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan
PINDAI DENGAN PONSEL
Buku Tamu & Penilaian Stan
Buka Dokumen Pendukung
A

Identitas Peserta / Instansi Pengusul

Nama Instansi / Lembaga: Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Daerah
Alamat Kantor: Jl. Perkantoran No. 56 RT/RW. 001/001 Lingk. Wekoila Kel. Inolobunggadue Kec. Unaaha Kab. Konawe Kecamatan: Unaaha
Penanggung Jawab (PJ): Operator Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan
Kontak Email: dinaspeternakankeswan.konawe@gmail.com
B

Rincian Satuan Inovasi Daerah (14 Poin Format Lampiran Resmi)

Standar Format Lampiran Permendagri / Bappeda
1 Nama Inovasi Daerah & Klasifikasi
SIJEMARI (Silase Jerami Fermentasi Kaya Nutrisi)
Kategori: Non_digital Bidang: Pertanian & Ketahanan Pangan Tahun Pengembangan: 2025
2 Jenis Inovasi
Lingkungan
3 Deskripsi Singkat Inovasi (maks. 200 kata)
ringkasan singkat inovasi : SIJEMARI (Silase Jerami Fermentasi Kaya Nutrisi) merupakan inovasi pengolahan limbah pertanian berupa jerami menjadi pakan ternak berkualitas melalui proses fermentasi. Teknologi ini bertujuan meningkatkan kualitas nutrisi, daya cerna, serta palatabilitas jerami sehingga lebih mudah dikonsumsi dan dimanfaatkan oleh ternak, khususnya sapi dan kambing.
Proses pembuatan SIJEMARI dilakukan dengan bahan baku jerami, mencampurkannya dengan bahan tambahan seperti molase dan starter mikroorganisme (EM4), Bekatul, Kunyit, dan Mineral, kemudian menyimpannya dalam kondisi kedap udara selama periode fermentasi tertentu.
Kesimpulan: SIJEMARI merupakan solusi inovatif dalam pemanfaatan limbah pertanian menjadi pakan ternak yang lebih bernilai guna, ekonomis, dan berpotensi mendukung ketahanan pakan serta meningkatkan produktivitas peternakan.
Latar Belakang : Sektor peternakan merupakan salah satu bidang pertanian yang memiliki peranan penting dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, khususnya dalam penyediaan sumber protein hewani seperti daging dan susu. Salah satu faktor utama yang mendukung keberhasilan usaha peternakan adalah ketersediaan pakan yang berkualitas, bergizi, dan berkelanjutan. Namun, ketersediaan hijauan pakan ternak sering mengalami kendala, terutama pada musim kemarau ketika jumlah rumput segar semakin berkurang. Kondisi tersebut menyebabkan peternak kesulitan memenuhi kebutuhan pakan ternaknya.
Jerami padi merupakan salah satu limbah hasil pertanian yang jumlahnya cukup melimpah di Indonesia, terutama setelah musim panen. Selama ini, jerami padi umumnya hanya dimanfaatkan sebagai pakan tambahan atau dibakar sehingga pemanfaatannya belum optimal. Padahal, jerami padi memiliki potensi untuk dijadikan sebagai alternatif sumber pakan ternak melalui proses pengolahan dan pengawetan yang tepat. Meskipun demikian, jerami padi memiliki kandungan serat kasar yang tinggi serta kandungan protein yang relatif rendah sehingga perlu dilakukan pengolahan untuk meningkatkan kualitas nutrisinya.
Salah satu teknologi pengolahan pakan yang dapat diterapkan adalah pembuatan SIJEMARI (Silase Jerami Fermentasi Kaya Nutrisi). SIJEMARI (Silase Jerami Fermentasi Kaya Nutrisi) merupakan pakan ternak yang diawetkan melalui proses fermentasi dalam kondisi anaerob atau tanpa oksigen. Proses ini bertujuan untuk mempertahankan kualitas bahan pakan, memperpanjang masa penyimpanan, serta meningkatkan daya simpan jerami padi agar dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lebih lama.
Melalui pembuatan SIJEMARI (Silase Jerami Fermentasi Kaya Nutrisi) dari jerami padi, diharapkan limbah pertanian dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber pakan alternatif, mengurangi ketergantungan terhadap hijauan segar, serta membantu peternak mengatasi kekurangan pakan pada musim kemarau. Oleh karena itu, kegiatan ini penting dilakukan sebagai upaya meningkatkan efisiensi pemanfaatan limbah pertanian dan mendukung keberlanjutan usaha peternakan.
4 Tujuan Inovasi
Mengembangkan SIJEMARI (Silase Jerami Fermentasi Kaya Nutrisi) sebagai inovasi pakan alternatif ternak berbasis limbah pertanian melalui proses fermentasi, guna meningkatkan kualitas nutrisi jerami padi, mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya lokal, serta mendukung ketersediaan pakan ternak yang ekonomis, berkualitas, dan berkelanjutan.
1. Memanfaatkan limbah pertanian berupa jerami padi sebagai bahan baku pembuatan pakan ternak alternatif yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
2. Meningkatkan kualitas nutrisi jerami padi melalui proses fermentasi dengan memanfaatkan mikroorganisme yang sesuai.
3. Meningkatkan palatabilitas dan potensi kecernaan jerami sehingga lebih mudah dimanfaatkan oleh ternak.
4. Menghasilkan produk pakan fermentasi yang dapat disimpan dalam jangka waktu tertentu untuk membantu memenuhi kebutuhan pakan ternak, terutama saat musim kemarau.
5. Mengurangi ketergantungan peternak terhadap pakan konvensional yang memiliki harga relatif tinggi.
6. Mendorong penerapan teknologi pengolahan limbah pertanian yang sederhana, ekonomis, dan mudah diterapkan oleh masyarakat peternak.
7. Mendukung sistem pertanian dan peternakan berkelanjutan melalui penerapan konsep ekonomi sirkular.
5 Manfaat Inovasi
Pemanfaatan SIJEMARI (Silase Jerami Fermentasi Kaya Nutrisi) jerami padi memberikan beberapa manfaat, baik bagi peternak maupun ternak, yaitu:
1. Menjadi sumber pakan alternatif ketika rumput segar sulit diperoleh.
2. Memanfaatkan limbah pertanian yang sebelumnya kurang dimanfaatkan.
3. Memperpanjang masa penyimpanan bahan pakan.
4. Membantu menjaga ketersediaan pakan sepanjang tahun.
5. Mengurangi biaya penyediaan pakan ternak.
6. Mendukung sistem peternakan yang lebih efisien dan berkelanjutan.
SIJEMARI (Silase Jerami Fermentasi Kaya Nutrisi) jerami padi sebaiknya diberikan sebagai bagian dari ransum yang seimbang dan tidak langsung dijadikan satu-satunya sumber pakan, karena kandungan nutrisinya masih perlu disesuaikan dengan kebutuhan ternak.
6 Ketersediaan SDM Terhadap Inovasi
(Belum diisi)
7 Anggaran
(Belum diisi)
8 Keterlibatan Aktor Inovasi
(Belum diisi)
9 Jejaring Inovasi Daerah
(Belum diisi)
10 Pedoman Teknis Inovasi
(Belum diisi)
11 Kemudahan Informasi Layanan
Media sosial, hotline WA
12 Kemudahan Proses Inovasi Yang Dihasilkan
kemudahan inovasi SIJEMARI bahan baku pembuatan mudah didapatkan dan bahan-bahan pendukung lainya sangat ekonimis dan terjangkau.
13 Kecepatan Penciptaan Inovasi
Inovasi diciptakan 1 bulan mulai dari gagasan, uji coba hingga penerapan
14 Video Inovasi Daerah (Tautan Video, Maks. 5 Menit)
Ketentuan Unsur Video: Latar Belakang, Penjaringan Ide, Pemilihan Ide, Manfaat dan Dampak Inovasi (durasi maksimal 5 menit).
15 Dokumen Pendukung / Proposal (Google Drive, Dropbox, Cloud)
Ketentuan: Berkas dokumen proposal, regulasi (Perbup/SK/SOP), kajian akademis, atau materi paparan yang tersimpan di cloud storage resmi pengusul.

Masukan & Saran dari Pengunjung Stan

Kesan dan masukan masyarakat yang berkunjung ke stan inovasi ini.

Belum ada masukan pengunjung yang terbit untuk inovasi ini. Pindai QR di stan untuk memberikan masukan pertama!