Inovasi Non-Digital
Jenis: Sosial
Pendidikan & Kebudayaan
Tahun Inovasi: 2026
LAYANAN PERPUSTAKAAN KELILING
Instansi / Perangkat Daerah Pengusul
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
Dinas Daerah
★ 0.0
0 Penilaian
Pengunjung Pameran
Pengunjung Pameran
LOKASI STAN PAMERAN
Stan OPD-25 (Zona OPD)
Pindai QR Code di stan ini saat kunjungan langsung atau klik tombol di bawah untuk mengisi Buku Tamu Digital Stan Dinas dan memberikan penilaian inovasi.
QRIS
DINAS
PINDAI DENGAN PONSEL
Buku Tamu & Penilaian Stan
A
Identitas Peserta / Instansi Pengusul
B
Standar Format Lampiran Permendagri / Bappeda
Rincian Satuan Inovasi Daerah (14 Poin Format Lampiran Resmi)
1
Nama Inovasi Daerah & Klasifikasi
LAYANAN PERPUSTAKAAN KELILING
Kategori: Non_digital
Bidang: Pendidikan & Kebudayaan
Tahun Pengembangan: 2026
2
Jenis Inovasi
Sosial
3
Deskripsi Singkat Inovasi (maks. 200 kata)
Inovasi Perpustakaan Keliling hadir sebagai solusi strategis untuk mengatasi kesenjangan akses literasi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan dan daerah terpencil Kabupaten Konawe. Program ini lebih dari sekadar layanan distribusi buku; ini merupakan wujud nyata Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) yang proaktif menjemput bola ke tengah masyarakat, sekolah, dan ruang publik.
Dengan armada keliling, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan mendekatkan bahan bacaan berkualitas, sarana edukasi, dan layanan informasi langsung kepada warga yang kesulitan menjangkau perpustakaan daerah. Inovasi ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan Indeks Literasi Masyarakat (ILM), tetapi juga menjadi pusat kegiatan belajar dan interaksi masyarakat yang dinamis.
Melalui pendekatan inklusif ini, layanan Perpustakaan Keliling berupaya membudayakan kegemaran membaca sejak dini, mendukung pendidikan sepanjang hayat, dan memberdayakan masyarakat melalui literasi terapan. Akses ilmu pengetahuan yang merata diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Dengan armada keliling, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan mendekatkan bahan bacaan berkualitas, sarana edukasi, dan layanan informasi langsung kepada warga yang kesulitan menjangkau perpustakaan daerah. Inovasi ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan Indeks Literasi Masyarakat (ILM), tetapi juga menjadi pusat kegiatan belajar dan interaksi masyarakat yang dinamis.
Melalui pendekatan inklusif ini, layanan Perpustakaan Keliling berupaya membudayakan kegemaran membaca sejak dini, mendukung pendidikan sepanjang hayat, dan memberdayakan masyarakat melalui literasi terapan. Akses ilmu pengetahuan yang merata diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
4
Tujuan Inovasi
Tujuan Inovasi Perpustakaan Keliling
Pemerataan Akses Literasi: Mendekatkan bahan bacaan dan layanan informasi kepada masyarakat di wilayah pedesaan dan terpencil Kabupaten Konawe yang sulit menjangkau perpustakaan daerah.
Peningkatan Indeks Literasi: Mendorong peningkatan Indeks Literasi Masyarakat (ILM) melalui penyediaan sarana edukasi yang proaktif menjemput bola ke sekolah dan ruang publik.
Implementasi TPBIS: Mewujudkan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial dengan menjadikan layanan keliling sebagai pusat interaksi dan pembelajaran masyarakat.
Pemerataan Akses Literasi: Mendekatkan bahan bacaan dan layanan informasi kepada masyarakat di wilayah pedesaan dan terpencil Kabupaten Konawe yang sulit menjangkau perpustakaan daerah.
Peningkatan Indeks Literasi: Mendorong peningkatan Indeks Literasi Masyarakat (ILM) melalui penyediaan sarana edukasi yang proaktif menjemput bola ke sekolah dan ruang publik.
Implementasi TPBIS: Mewujudkan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial dengan menjadikan layanan keliling sebagai pusat interaksi dan pembelajaran masyarakat.
5
Manfaat Inovasi
Manfaat Inovasi Perpustakaan Keliling
Pembudayaan Kegemaran Membaca: Menumbuhkan minat baca dan kebiasaan literasi sejak dini bagi pelajar dan masyarakat umum di titik-titik persinggahan.
Pemberdayaan Masyarakat: Memberikan akses ke buku-buku pengetahuan terapan dan keterampilan praktis yang dapat langsung dimanfaatkan warga untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan ekonomi.
Optimalisasi Layanan Publik: Memperluas jangkauan layanan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan secara inklusif tanpa mengharuskan masyarakat mengeluarkan waktu dan biaya transportasi untuk menuju fasilitas utama di kabupaten.
Pembudayaan Kegemaran Membaca: Menumbuhkan minat baca dan kebiasaan literasi sejak dini bagi pelajar dan masyarakat umum di titik-titik persinggahan.
Pemberdayaan Masyarakat: Memberikan akses ke buku-buku pengetahuan terapan dan keterampilan praktis yang dapat langsung dimanfaatkan warga untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan ekonomi.
Optimalisasi Layanan Publik: Memperluas jangkauan layanan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan secara inklusif tanpa mengharuskan masyarakat mengeluarkan waktu dan biaya transportasi untuk menuju fasilitas utama di kabupaten.
6
Ketersediaan SDM Terhadap Inovasi
(Belum diisi)
7
Anggaran
(Belum diisi)
8
Keterlibatan Aktor Inovasi
(Belum diisi)
9
Jejaring Inovasi Daerah
(Belum diisi)
10
Pedoman Teknis Inovasi
(Belum diisi)
11
Kemudahan Informasi Layanan
(Belum diisi)
12
Kemudahan Proses Inovasi Yang Dihasilkan
(Belum diisi)
13
Kecepatan Penciptaan Inovasi
(Belum diisi)
14
Video Inovasi Daerah (Tautan Video, Maks. 5 Menit)
Ketentuan Unsur Video: Latar Belakang, Penjaringan Ide, Pemilihan Ide, Manfaat dan Dampak Inovasi (durasi maksimal 5 menit).
15
Dokumen Pendukung / Proposal (Google Drive, Dropbox, Cloud)
Ketentuan: Berkas dokumen proposal, regulasi (Perbup/SK/SOP), kajian akademis, atau materi paparan yang tersimpan di cloud storage resmi pengusul.
(Belum menyertakan tautan dokumen pendukung cloud)
Masukan & Saran dari Pengunjung Stan
Kesan dan masukan masyarakat yang berkunjung ke stan inovasi ini.
Belum ada masukan pengunjung yang terbit untuk inovasi ini. Pindai QR di stan untuk memberikan masukan pertama!